Pernah suatu kali saya bertemu
seorang teman dari bapak (papa/ayah) saya. Bercerita begitu panjang lebar mengenai kehidupan, menasehati saya agar bisa tetap kuat dengan apa
yg sudah terjadi dan apa yang akan saya hadapai kedepannya. Dan ujung2nya (dan
ini yang menarik) dia sampai pada topik "teman hidup”
Menarik sekali apa yang
disampaikan bapak ini,dan sampai sekarang tak pernah saya lupakan. Dan pada
akhir pembicaraan dia menasehati saya dengan memberikan petuah2 cinta
(eeaaaak..) yg isi nya kira2 begini (dengan gubahan seperlunya)
“Tidak sedikit orang muda yang berpotensi sangat besar nantinya, yang hari ini sedang melapuk seperti jerami basah, karena urusan cinta.
Janganlah engkau menjadikan dirimu turun dalam daya tarik dan
produktifitasmu, karena penyiksaan cinta sekarang, hari ini.
Tegapkanlah dirimu, tepislah debu-debu cinta yang sebetulnya mudah hilang
dan tergantikan oleh ketertarikan lain yang lebih baik,
belajar dan bekerjalah untuk menjadi seorang yg hebat
Pada tahap itu, ingatlah...Cinta yang lebih berkelas akan mengejarmu.
Pada tahap itu, ingatlah...Cinta yang lebih berkelas akan mengejarmu.
Hentikanlah ratapan hati yang di-minder-kan oleh kesemena-menaan cinta dari orang yang akan menyesal mengabaikanmu hari ini.
Sana, gagahkanlah dirimu, dan pantaskanlah dirimu bagi kehidupan yg lebih baik.
Jadilah pribadi yang berkelas, yang akan memantaskanmu bagi cinta yang lebih berkelas.”
yaa,saya aminkan itu Pak


Tidak ada komentar:
Posting Komentar